Mengenal Conversion Rate Optimization dalam Digital Marketing
Digital Marketing

Mengenal Conversion Rate Optimization dalam Digital Marketing

Mengenal Conversion Rate Optimization dalam Digital Marketing

Mengenal Conversion Rate Optimization dalam Digital Marketing – Conversion Rate Optimization biasanya digunakan untuk melakukan pemasaran dari sebuah bisnis.

Mengenal Conversion Rate Optimization dalam Digital Marketing

Conversion Rate Optimization (CRO) merupakan proses meningkatkan persentase konsumen yang melakukan tindakan yang diinginkan.

Seperti melakukan pembelian produk, mengisi formulir kontak, maupun mengklik dalam sebuah website. 

CRO berfokus untuk meningkatkan konversi dari lalu lintas yang ada dengan cara melakukan evaluasi dan memaksimalkan elemen dalam website.

Selain itu, hal ini diterapkan dalam digital marketing untuk meningkatkan efektivitas kampanye dan meningkatkan Return of Investment atau ROI.

Manfaat CRO

1. Meningkatkan Efisiensi Pemasaran

Proses ini biasanya dilakukan dengan cara melakukan analisis data yang ada dalam lalu lintas website.

Kemudian, anda bisa menguji data tersebut dengan berbagai macam data  dalamsebuah halaman untuk menemukan mana yang paling efektif.

2. Memperbaiki Pengalaman Pengguna

Hal ini karena CRO bisa melakukan analisis data pengunjung dan juga menguji efektivitas perubahan kepada desain dalam sebuah website, konten dan call to action. 

3. Meningkatkan Brand Awareness 

Menggunakan CRO bisa meningkatkan brand awareness sebuah bisnis.

Hal tersebut karena CRO membantu untuk meningkatkan tingkat konversi dalam website atau aplikasi.

BACA JUGA : Mengenal Conversion Dalam Digital Marketing

Persiapan Sebelum Menerapkannya

1. Menentukan Tujuan dan Key Performance Indicator

Saat Anda melakukan proses CRO ini, anda harus mempunyai tujuan yang jelas.

Hal ini supaya bisa diukur dengan menggunakan key performance indicator (KPI) seperti tingkat konversi, tingkat bounce, hingga tingkat pengembalian konsumen.

2. Mengumpulkan Data Awal

Data yang perlu anda kumpulkan seperti analisis lalu lintas, analisis comportement, dan heatmap.

Data tersebut nantinya akan digunakan untuk menentukan area website atau aplikasi yang harus dimaksimalkan.

3. Menentukan Target Audiens

Anda harus menentukan target audiens yang akan dimaksimalkan, seperti pelanggan potensial maupun pelanggan yang telah ada.

4. Menentukan Strategi dan Rencana yang Akan Dilakukan

Menentukan strategi dan rencana yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan CRO.

Seperti mengubah desain sebuah website atau menambahkan fungsi yang baru.

5. Membuat Jadwal dan Melakukan Uji Coba

Hal terakhir yang jangan sampai Anda lewatkan yaitu membuat jadwal untuk melakukan uji coba.

Selain itu, Anda juga harus melakukan pengujian secara terus menerus untuk melakukan evaluasi efektivitas dari cara yang dilakukan.

Back To Top